Sudah Bersyukur Hari Ini?


bersyukur

Sudah bersyukur hari ini?

Bersyukurlah Allah masih menitipkan napas di raga kita. Lihatlah saudara kita yang sudah tak punya lagi kuasa untuk hidup di dunia. Jasad dan ruhnya pergi meninggalkan kita semua. Maka dari itu umur yang diberikan adalah anugerah yang sangatlah berharga.

Bersyukurlah Allah masih memberikan kita kesempatan untuk hidup bersama kedua orang tua. Masih bisa kita rasakan hangat telapak tangan mereka ketika berjabat tangan sebelum kita pergi. Telapak tangan yang kasar karena bekerja keras dan mengusahakan kebahagiaan anak-anaknya. Telapak tangan yang selalu tengadah berdoa memohonkan kebaikan sang buah cinta. Bagi mereka, kita adalah segalanya. Tapi bagi kita, mereka belum tentu yang utama.

Mungkin suatu hari kita tak bisa lagi merasakan telapak tangan itu lembut menyentuh kulit kita. Karena waktu telah usai mempertemukan orang tua dengan buah hatinya. Betapa kehidupan amatlah sementara, segala yang terjadi nanti senantiasa merupa rahasia. Rahasia terbesar yang kita takuti adalah perpisahan dengan orang tercinta. Orang tua, pasangan, anak-anak, sahabat, bahkan berpisah dengan diri kita sendiri dalam bilangan usia yang tak lagi kita miliki.

Semangat pagi! Sudahkah kita bersyukur hari ini? Atas limpahan rizki yang bukan melulu materi. Semua kecukupan bukan kelebihan. Cukup dalam arti kita mampu hidup secara baik.Memang tak bisa dipungkiri bahwa hidup di dunia ini perlu modal, Saudara. Dan Allah telah mencukupkan itu semua. Allah jamin rezeki kita meskipun tanpa kita minta. Dan kita kerap salah memaknai bahwa rizki itu sama dengan gaji. Padahal itu salah besar. Sebab rizki lebih luas dan lebih berharga dari sekedar angka di lembar struk gaji.

Bersyukur dan bersyukur selalu. Tak ada gunanya mengeluh kepada sesama manusia. Betapa malunya kita mengeluhkan jumlah angka-angka sementara jumlah nikmat yang kita punya tak pernah ada batasannya. Lihatlah ke bawah agar kita bisa mesyukuri segala nikmatnya. Ada tetangga, saudara, atau mungkin orang lain yang mendambakan posisi kita. Sementara kita acapkali kufur dan mengingkarinya.

Tulisan ini aku tulis bukan untuk menggurui. Akan tetapi sebagai pengingat diri sendiri. Jikalau itu berguna maka lakukanlah, apabila tidak maka tinggalkanlah. Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa bersyukur. Alhamdulillah.

 

Salam.

Katakurnia

 

Sumber gambar: Google ()

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s